Ketika langkah kaki kian jauh menapak di antara cadas kehidupan. Akankah masih dapat terhitung berapa jengkal yang telah terlewati. Masihkah dapat teringat berapa sekat antara baik dan buruk yang terrenda di belakang. Lupa? Ya, Mungkin telah terlupa. Seperti kerdilnya seekor keledai. Dungu kata banyak pemikir. Namun ia pun enggan bila terjungal lagi di tempat yang sama. Di manakah dungunya? Atau sang pemikir yang telah beralih dungu. Selalu berusaha menelanjangi makhluk lain. Sedang ia sendiri bertelanjang dengan segenap kesadaran. Akankah masih dapat terhitung berapa jengkal yang telah terlewati. Masihkah dapat teringat berapa sekat antara baik dan buruk yang terrenda di belakang. Lupa? Ya, Mungkin telah terlupa. Seperti kerdilnya seekor keledai. Dungu kata banyak pemikir. Namun ia pun enggan bila terjungal lagi di tempat yang sama. Di manakah dungunya? Atau sang pemikir yang telah beralih dungu. Selalu berusaha menelanjangi makhluk lain. Sedang ia sendiri bertelanjang dengan segenap kesadaran. (Pamit) Selamat tinggal dan sampai jumpa lagiAssalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sebuah negeri penuh beton-beton keras menjulang. Yang mengapit tubuh-tubuh sibuk. Malam tak banyak berarti karena selalu terjaga. Dan siang pun tak kalah sibuk dari pada mesin penggiling... more
![]() Sifat Sholat Nabi 6/9Sumber: Sifat Sholat Nabi
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


